Faktor Penting Dalam Susunan Acara Pernikahan (Wedding Concept)

24 hour online service | 087828942071

Faktor Penting Dalam Susunan Acara Pernikahan (Wedding Concept)

Awal hingga pertengahan tahun, merupakan waktu-waktu yang banyak digunakan untuk mengadakan suatu hajatan seperti pesta, salah satunya pernikahan. Entah apa yang membuat bulan-bulan ini menjadi momentum yang sangat pas untuk prosesi sakral tersebut. Namun, untuk masyarakat Indonesia hal ini sudah menjadi salah satu budaya yang melekat dan sulit untuk dihapuskan.

Menikah adalah suatu ikatan janji suci antara 2 insan (laki-laki dan perempuan) dihadapkan manusia dan Tuhannya. Menikah menjadi awal hidup yang baru dalam menjalani suatu rangkaian kehidupan. Selain itu, menikah juga merupakan salah satu bagian dari Sunnah yang menjadi penyempurna agama yang kita anut.

Dalam menyelenggarakan acara pernikahan, tentu kita memerlukan perencanaan yang matang agar acara berjalan dengan lancar. Dalam artikel kali ini, akan kita bahas mengenai “Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan acara pernikahan.”

Tema dan konsep pernikahan

Hal pertama yang harus kita perhatikan adalah tema dan konsep pernikahan yang akan kita lakukan. Karena kita adalah negara berbudaya, yang mana budaya harus kita jaga dan kita lestarikan. Maka, biasanya pernikahan mengikuti suatu adat dari ke-2 atau salah satu mempelai. 

Hal ini yang membedakan prosesi pernikahan antara satu pernikahan dengan pernikahan lainnya. Misalnya, pernikahan adat Bali akan berbeda dengan akad pernikahan adat Jawa. Hal ini tentu suatu hal yang wajar, karena kedua budaya tersebut jauh berbeda. Namun, secara niat adalah sama yaitu menyatukan 2 insan dalam ikatan pernikahan yang sah secara hukum dan secara agama. 

Saat kita sudah menentukan tema adat yang akan kita gunakan, selanjutnya kita harus menentukan konsep pernikahan seperti apa yang cocok dengan tema tersebut. Misalnya, konsep indoor atau konsep outdoor. Jika kita menyelenggarakan acara di dalam gedung, tentu konsepnya akan berbeda dengan jika kita menyelenggarakan acara di luar gedung. Setelah kita menentukan area acara kita, maka kita dapat lebih mudah dalam mengatur konsep pernikahannya. 

Kapasitas ruang dan tamu undangan

Setelah kita menentukan tema dan konsep acara, selanjutnya kita harus memperhatikan seberapa kapasitas yang kita tampung untuk acara kita. Hal ini biasanya disinkronkan dengan kapasitas ruangan juga (jika dilaksanakan indoor). Bagaimana cara kita menentukan kapasitas undangan? Yakni dengan menyebarkan undangan sesuai dengan kebutuhan pelaku acara (kedua besan dan pengantin). 

Jika acara dilaksanakan di dalam ruangan, maka kapasitas tamu juga harus diperhatikan. Jangan sampai ruangan tidak dapat menampung seluruh tamu undangan, yang menyebabkan tamu mendapatkan ketidaknyamanan dalam acara. 

Penentuan hari dan tanggal

Selanjutnya, kita juga harus menentukan hari baik untuk dilaksanakannya acara sakral ini jauh-jauh hari. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan persiapan menjelang pernikahan. Jika ditentukan dalam waktu yang berdekatan dengan acara, dikhawatirkan persiapan akan tidak berjalan maksimal. Sehingga, alangkah lebih baik menentukan hari baik beberapa bulan atau minimal 2 bulan sebelum acara dilakukan. 

Penentuan hari dan tanggal pernikahan biasanya ditentukan oleh kedua mempelai atau kedua belah pihak keluarga atas dasar musyawarah. Sehingga dalam pelaksanaannya tidak akan timbul permasalahan dikarenakan ketidaksamaan dalam keinginan. 

Namun, ada beberapa orang yang menanyakan perihal hari baik untuk melangsungkan pernikahan kepada orang tua atau tetua (kepala adat, pemuka agama, dan lain sebagainya) yang lebih mengetahui hari apa yang terbaik untuk dilangsungkan pernikahan. Karena seperti yang kita tahu, ada waktu-waktu terlarang untuk dilakukan acara pernikahan dikarenakan hal tertentu yang menyangkut soal kepercayaan. Oleh karena itu, memperhatikan penentuan hari pernikahan adalah satu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan.

Media terbaik yang mendukung

Setelah semua persiapan selesai, selanjutnya adalah menentukan media yang akan digunakan. Biasanya, ada beberapa pemilik acara mempercayakan seluruh kegiatan mulai persiapan hingga penutupan kepada WO. Namun, kita juga perlu memperhatikan media apa yang harus kita gunakan agar acara berjalan sempurna. 

Meskipun persiapan dilakukan oleh phak WO, namun pihak WO tidak akan melaksanakan sesuatu yang bukan atau keluar dari keinginan pemilik acara. Biasanya WO dan kedua mempelai telah melakukan suatu kesepakatan mengenai konsep dan apa-apa yang diperlukan. 

Salah satu yang tidak luput dari persiapan adalah keperluan media. Media sangat penting untuk dimasukkan dalam rangkaian acara sebagai pendukung kesempurnaan dan kemeriahan acara. Lantas media apa sajakah itu ?

  • Media proyeksi

Untuk menampilkan moment-moment bahagia sekaligus nostalgia antara kedua mempelai, kita membutuhkan suatu media yang dapat menampilkan gambar ataupun video dalam layar yang besar. Sehingga moment tersebut dapat dibagikan kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Media atau alat ini disebut dengan proyektor dan screen. Proyektor bertugas mentransfer data dari perangkat, dan merubahnya menjadi tampilan yang lebih besar untuk ditayangkan pada suatu layar. 

Proyektor yang harus digunakan juga menyesuaikan kebutuhan acara dan kapasitas. Semakin besar kapasitas acara, maka semakin besar pula tingkat kecerahan proyektor yang kita gunakan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar penggunaan media dapat berfungsi secara maksimal. 

Proyektor memiliki beberapa jenis : DLP Projector, LCD Projector, dan LED Projector. Jika anda menginginkan hasil proyeksi terbaik, anda dapat menggunakan LCD proyektor ataupun LED proyektor dengan tingkat kecerahan yang tinggi. 

  • Media sound system

Media selanjutnya yang tidak kalah penting adalah media Sound System. Tentu media yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi seluruh kalangan masyarakat. Karena keberadaannya selalu ada di hampir semua acara-acara apapun. Dalam acara pernikahan, tentu keberadaan sound system ini sangat diperlukan. Tanpa alat ini, acara nampak biasa dan tidak meriah. Sederhananya, pembawa acara harus menggunakan MIC untuk menyampaikan runtutan acara yang akan diselenggarakan. Tanpa adanya MIC, apa yang disampaikan pembawa acara tidak dapat terdengar dengan jelas oleh seluruh tamu yang hadir. 

Sound system terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerjasama antara satu dengan lainnya. Komponen-komponen ini memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda namun saling bersangkutan antara satu dengan yang lain. Sehingga, apabila salah satu komponen mengalami permasalahan, maka akan berdampak pada komponen yang lainnya. 

Hiburan

Pernikahan adalah acara berbahagia, yang mana dalam hal ini sekaligus memberikan kebahagiaan kedua mempelai kepada banyak orang yang menjadi saksi kebahagiaan mereka. Untuk itu, perlu adanya suatu hiburan dalam memeriahkan kebahagiaan tersebut agar menjadi momen tak terlupakan baik bagi keluarga mempelai maupun tamu undangan yang turut hadir. 

Hiburan yang diambil tergantung dari keinginan kedua mempelai dan keluarga. Misalnya, hiburan berupa konser musik Jazz, dangdutan atau orchestra, hiburan pewayangan, dan lain sebagainya. 

Rapat panitia penyelenggara 

Setelah semua rangkaian susunan (rencana) acara ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan rapat panitia untuk mematangkan rencana yang diatur tersebut. Hal ini agar seluruh yang terlibat mengetahui prosesor dari awal hingga akhir sehingga mereka dapat melakukan tugasnya dengan baik lagi sempurna. Tanpa adanya koordinasi sebelumnya, tentu akan tidak teratur dan tidak terkonsep dengan baik. Sehingga dalam pelaksanaannya tidak berjalan secara maksimal. 

Oleh karena itu, perlu adanya rapat panitia sebelum acara dilaksanakan untuk mematangkan dan merealisasikan runtutan acara yang direncanakan dengan sangat baik. Biasanya yang terlibat dalam rapat panitia adalah orang-orang yang diberikan amanah atau mandat oleh keluarga pemilik acara untuk membantu dalam pelaksanaan acara tersebut. Misalnya, pemuda di desa atau wilayah tersebut, panitia WO, dan pihak keluarga. 

****

Pernikahan merupakan salah satu acara yang dilaksanakan dengan melibatkan penggunaan multimedia salah satunya media proyektor. Proyektor merupakan alat yang sangat penting dalam pagelaran acara apapun, karena acara akan berjalan kurang maksimal tanpa adanya alat proyeksi ini. 

Proyektor juga banyak digunakan untuk acara-acara formal seperti meeting atau presentasi, workshop, pelatihan, gathering, dan lain sebagainya. Hal ini menandakan bahwa proyektor mampu menjadi teman terbaik dalam berbagai acara baik formal maupun non-formal (hiburan). 

Untuk acara pernikahan itu sendiri, media proyeksi digunakan untuk membagikan momen bahagia kepada seluruh hadirin yang datang. Selain penggunaannya yang simple, alat ini juga menawarkan fitur-fitur menarik dalam tugasnya sebagai alat proyeksi. Teknik-teknik ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian sehingga penggunaannya dapat dimanfaatkan secara maksimal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *